Rabu, 23 Februari 2011

Situs Kencan Kampus Paling Sukses Di muka bumi

Ilustrasi: tampilan situs Date My School
Ilustrasi: tampilan situs Date My School
DATE My School diklaim sebagai situs kencan perguruan tinggi tersukses yang pernah ada. Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran Date My School Shreshth Dugar. Terhitung sejak berdiri pada November 2010, penggunanya mencapai 100 ribu orang.

Apa itu Date My School? Date My School adalah sebuah situs kencan yang didirikan oleh dua mahasiswa pascasarjana di Columbia University, Amerika Serikat. Dua mahasiswa MBA tersebut adalah Balazs Aexa dan Jean Meyer.

Situs ini bertujuan mempertemukan mahasiswa di Amerika dengan belahan jiwa. Di situs ini, mereka bisa mencari kekasih dari kampus sendiri atau dari kampus lainnya.

Tahun lalu, New York Times merilis laporan tentang situs ini. Mereka menulis, "Date My School adalah jalan pintas mencari cinta yang sangat selektif untuk mahasiswa yang fasih dengan media sosial tapi tidak mau lepas dari pendidikan dan kehidupan sosial yang sesungguhnya."

Meyer berkisah, membuat situs ini karena menilai generasinya kekurangan hubungan emosional. "Orang-orang di abad 21 sesungguhnya sendirian. Kita punya banyak cara baru untuk berkomunikasi, namun kita tetap merasa sendiri," kata pria asal Prancis ini. Demikian seperti dikutip dari The Atlantic Wire, Rabu (15/2/2012).

Minat terhadap situs ini memang sangat tinggi. Dalam seminggu sejak dirilis, situs Date My Schoolmenarik hampir 1.300 pengguna, sekira lima persennya merupakan mahasiswa Columbia. Dan kini penggunanya sudah ratusan ribu orang.

"Pada malam tertentu, ada lebih dari 50 ribu pengguna aktif," katanya.

Mereka berasal dari 1.000 perguruan tinggi. Namun pengguna paling aktif berasal dari 80 perguruan tinggi, terutama di New York dan kampus Ivy League, lokasi di mana situs ini dimulai. "Jumlah kami bertambah dua kali lipat setiap bulan," tambahnya.

Pertambahan anggota tentunya membuat data semakin banyak. Karena itu, Dugar mengembangkan sistem rangking. Selain itu, dia memberikan label 'hotness' untuk pengguna situs.

"Salah satu kemewahan terbesar yang tumbuh dengan cepat adalah akhirnya kami memiliki akses lebih besar untuk pengguna, sehingga bisa mengumpulkan data yang menarik," jelasnya.

Kriteria agar masuk 'Hotness' tentunya sangat subyektif. Namun Dugar memastikan bahwa kampus-kampus yang masuk kategori 'hot' tidak hanya berdasarkan pengguna terbanyak.

Jika para pria atau perempuan merupakan mahasiswa di perguruan tinggi yang masuk kategori 'hot', ini artinya foto profil mereka paling sering disimpan oleh orang lain, disertai angka untuk membedakan dengan pengguna lainnya di setiap sekolah.